Kaltim

LPTQ Kaltim Gelar Training Center Persiapan STQH Nasional Menjelang Seleksi Nasional

Ragil Anggriani | 20 Agustus 2023, 10:09 WIB
LPTQ Kaltim Gelar Training Center Persiapan STQH Nasional Menjelang Seleksi Nasional

Tilawatil Quran ke-27 di Jambi, Lembaga Pembinaan Tilawatil Qur'an (LPTQ) Kaltim menyelenggarakan Training Center atau pusat pelatihan bagi para peserta STQH di UPT Asrama Haji. Pelatihan tahap kedua ini berlangsung selama lima hari penuh, mulai 17 Agustus hingga 22 Agustus 2023. Abdul Kholiq, Kepala Kementerian Agama Kaltim, meminta para peserta untuk mentaati semua peraturan yang telah ditetapkan panitia.

“Semuanya harus diikuti agar menghasilkan sesuatu yang optimal,” tegasnya. Berdasarkan laporan Ketua Panitia Pelaksana, Elbadiansyah, total ada 22 peserta dari Kaltim yang akan bertanding di 11 kategori berbeda dan akan didampingi oleh 8 pelatih lokal pada STQH Nasional ke-27. Kompetisi dijadwalkan berlangsung mulai 27 Oktober hingga 4 November 2023 di Jambi.

Sementara itu, Jauhar Efendi selaku Wakil Pengawas Pusdiklat berharap para peserta diklat memiliki pola pikir juara. “Tidak ada prestasi yang bisa diraih dengan santai. Prestasi harus diraih dengan kerja keras, disiplin, dan usaha yang terukur,” pungkas Jauhar. Training Center yang diselenggarakan oleh LPTQ Kaltim sangat penting dalam mempersiapkan peserta menghadapi kompetisi nasional yang akan datang. Ini menyediakan lingkungan yang kondusif untuk pelatihan intensif dan memupuk rasa persahabatan di antara para peserta.

Para peserta mendapat bimbingan dari para trainer berpengalaman yang memiliki pengetahuan dan keahlian yang mendalam di bidang hafalan Al-Qur'an dan Hadits. Pelatihan tidak hanya berfokus pada aspek teknis tajwid, tetapi juga menekankan pentingnya spiritualitas dan memahami makna di balik ayat-ayat Al-Qur'an. Peserta didorong untuk merenungkan ajaran dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, sehingga memperkuat hubungan mereka dengan Allah.

Ketaatan yang ketat terhadap aturan dan peraturan yang ditetapkan oleh panitia penyelenggara memastikan persaingan yang adil dan transparan. Ini menanamkan rasa disiplin dan profesionalisme di antara para peserta, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan yang akan mereka hadapi selama kompetisi nasional. Proses seleksi STQH nasional berlangsung ketat dan kompetitif. Peserta dievaluasi berdasarkan kemampuan hafalan, artikulasi, hafalan, dan pemahaman Al-Qur'an dan Hadits. Pusat Pelatihan memainkan peran penting dalam mengasah keterampilan ini dan mempersiapkan para peserta untuk kompetisi berisiko tinggi.

Baca Juga: Latihan PKD akan digelar di Bandara SAMS

Para peserta sendiri memainkan peran penting dalam kesuksesan mereka. Mereka harus berkomitmen untuk pelatihan mereka, berdedikasi untuk studi mereka, dan termotivasi untuk unggul. Ketabahan dan ketahanan mental mereka diuji saat mereka menjalani jadwal pelatihan yang menuntut, mendorong diri mereka sendiri untuk mencapai ketinggian baru dan melampaui kemampuan terbaik pribadi mereka. Pelatihan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk bertukar pikiran, berbagi pengalaman, dan belajar satu sama lain.

Mereka dihadapkan pada gaya dan teknik pelafalan yang berbeda, memungkinkan mereka untuk memperluas pengetahuan mereka dan meningkatkan keterampilan mereka sendiri. Lingkungan kolaboratif ini mendorong pertumbuhan dan menciptakan komunitas individu yang mendukung yang disatukan oleh hasrat mereka terhadap Al-Qur'an dan Hadits.

Mendekati STQH, para peserta dari Kaltim diimbau untuk tetap fokus dan bertekad. Mereka harus memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama Pusat Pelatihan dan menyalurkan energi mereka untuk mencapai kesuksesan di tingkat nasional. Perjalanan mereka untuk menjadi qari teladan dan duta Alquran dan Hadits dimulai di sini. Kesimpulannya, Pusdiklat yang diselenggarakan oleh LPTQ Kaltim berperan penting dalam mempersiapkan peserta STQH Nasional ke-27 di Jambi.

Baca Juga: Musprov GAPSI Kaltim telah memilih Agus Suwandi sebagai ketua periode 2023 - 2027.

Ini menyediakan platform untuk pelatihan komprehensif, memupuk rasa persahabatan, dan menanamkan disiplin dan profesionalisme. Dengan dedikasi dan ketekunan, para peserta dari Kaltim siap untuk berprestasi dan menampilkan bakat mereka di panggung nasional. Semoga upaya mereka membuahkan kesuksesan dan pengakuan, dan semoga bacaan mereka menerangi hati semua orang yang mendengarnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.