Kaltim

Kubar Catat Rekor Muri Mawik Gawaakng Terbanyak: Tas Anjat Khas Suku Dayak Jadi Sorotan

Ragil Anggriani | 8 November 2023, 18:04 WIB
Kubar Catat Rekor Muri Mawik Gawaakng Terbanyak: Tas Anjat Khas Suku Dayak Jadi Sorotan

Kutai Barat, 6 November 2023* - Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mencatat prestasi gemilang dengan mencetak Rekor Muri dalam penggunaan Mawik Gawaakng atau dikenal sebagai "Tas Anjat" terbanyak, diikuti oleh lebih dari 10 ribu peserta. Cetak Rekor Muri ini menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian perayaan Festival Dangai Ehau (Dahau) Tahun 2023, merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Kutai Barat.

Menurut Awan Rahargo, Direktur Marketing Museum Rekor Indonesia (Muri), Kubar adalah salah satu daerah yang produktif dalam mencetak rekor. Tahun lalu, Kabupaten ini telah mencatat rekor dengan penggunaan Seraung oleh 11.553 orang.

"Kubar telah mencatat prestasi yang membanggakan dengan mencetak Rekor Muri, menjadi kado istimewa dalam perayaan ulang tahunnya. Museum Rekor Indonesia kembali mencatat rekor penggunaan Mawik Gawaakng Terbanyak dengan nomor ke-11.376," ungkap Awan Rahargo saat menyerahkan Sertifikat Rekor Muri kepada Bupati Kubar, FX Yapan, pada Minggu (5/11/2023).

Baca Juga: Pantau Perkembangan Politik di Kaltim: Kepala Kesbangpol Serukan Tangkal Info Hoaks Jelang Pemilu

Awan Rahargo juga menekankan komitmen pihaknya untuk terus mendorong pencatatan rekor MURI di berbagai daerah. Dengan keberagaman dan kekayaan tradisi budaya Indonesia, pemecahan rekor Muri menjadi salah satu cara untuk memperkuat identitas kebesaran bangsa.

Pencatatan rekor Muri juga menjadi sarana untuk memperlihatkan keragaman budaya dan potensi alam Indonesia, sambil menggugah semangat generasi muda dalam mengukir prestasi terunggul di berbagai bidang keahlian.

"Kami mendorong para generasi muda, terutama Gen Z, untuk berinovasi dalam memecahkan rekor Muri. Kami sangat selektif dalam menerima usulan pencatatan rekor, kami memberikan prioritas pada rekor yang membawa pesan pendidikan dan pelestarian budaya," tambah Awan.

Bupati Kutai Barat, FX Yapan, menekankan semangat Kabupaten Kutai Barat dalam mencetak rekor dunia untuk mempromosikan, menjaga, dan melestarikan tradisi serta budaya yang ada di wilayah ini.

Baca Juga: Pj Gubernur Kalimantan Timur Ajak Masyarakat dan Instansi Terkait Fokus pada Pengelolaan Data Dukcapil

“Anjat, atau tas anyaman rotan khas suku Dayak, merupakan produk kearifan lokal. Kita terus menjaga tradisi penggunaan anjat ini sebagai bentuk pelestarian budaya," ungkap Bupati Yapan.

Pencapaian prestasi Rekor Muri ini menunjukkan komitmen Kubar dalam memelihara kekayaan budaya dan tradisi lokal, sambil mengukuhkan identitas unik yang mereka miliki.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.