Groundbreaking Kodim IKN: Jokowi Tekankan Desain Modern dan Peran Strategis di Ibu Kota Nusantara

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan proses pembangunan Komando Distrik Militer (Kodim) Ibu Kota Nusantara (IKN) tipe A dengan lahan seluas 3,29 hektare. Dalam acara groundbreaking dihari Kamis (21/12), Jokowi menyoroti pentingnya desain modern dan peran strategis Kodim IKN yang akan menjadi contoh bagi Kodim di seluruh Indonesia.
"Saya mengapresiasi dimulainya pembangunan Kodim IKN di lahan seluas 3,29 hektare ini. Dengan kantor kodim, hunian personel, gudang amunisi, pos jaga, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya," ucap Jokowi saat menyampaikan sambutannya.
Jokowi menekankan bahwa desain Kodim IKN harus sejalan dengan konsep IKN yang modern, bahkan menjadi percontohan untuk bangunan serupa di seluruh Indonesia. Mendukung konsep green building juga menjadi fokus, menggarisbawahi keberlanjutan lingkungan.
"Desain Kodim IKN harus mencerminkan visi masa depan, modern, dan menjadi pusat percontohan. Bangunan ini harus mengikuti tren 'green building' sebagai contoh bagi Kodim di tanah air," tandasnya.
Presiden menjelaskan pentingnya Kodim tipe A di IKN sebagai bagian dari keamanan ekstra di ibu kota negara dan pusat pemerintahan yang akan beroperasi di sana. Pengamanan IKN menjadi prioritas utama, memastikan perlindungan dan dukungan dalam menjaga keutuhan bangsa dari berbagai ancaman.
"Hari ini pembangunan Kodim IKN tipe A dimulai, sangat vital untuk menjaga keamanan Ibu Kota Negara, menjadi garda terdepan dalam melindungi dan mendukung keberlangsungan IKN dari berbagai ancaman," tegas Jokowi.
Kehadiran sejumlah tokoh penting seperti Menteri Sekretaris Negara, Menteri ATR/BPN, Panglima TNI, Kapolri, Kepala Otorita IKN, dan Pj Gubernur Kalimantan Timur turut mendampingi Presiden dalam peresmian ini, menandakan pentingnya langkah pembangunan Kodim IKN bagi negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Iran Bertekad Serang AS Lebih Dahsyat
- 2Ini Alasan Iran Tak Berencana Gelar Perundingan Baru dengan AS di New York
- 3BCA Bantah Isu Akuisisi Saham Oleh Haji Isam
- 4Jika AS Sepakat, Iran Bakal Buka Selat Hormuz dalam Sepekan
- 5Jaga Stabilitas Harga, Penajam Pantau Bahan Pangan di Pasaran
- 6Soal Produksi dan Pemasaran, Pembudidaya Ikan Disarankan Gandeng Kopdes Merah Putih
- 7AS Klaim Fasilitasi 20 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz









