Sesampainya di Kalimantan Timur, Presiden mengunjungi pasar Samarinda dan IKN Nusantara.

Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) tiba dan melakukan serangkaian kunjungan kerja ke provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Presiden tiba di Bandara APT Pranoto Samarinda dengan pesawat kepresidenan RI bersama para menteri senior Kabinet Indonesia Bersatu pada Kamis (21 September 2023).
Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor menyambut langsung kedatangan sosok orang nomor satu di Indonesia tersebut.
“Selamat datang Pak Presiden,” sapa Gubernur Isran Noor sambil bersalaman dan berjabat tangan menyambut kedatangan Presiden. Setibanya di Bumi Etam, Presiden Joko Widodo beserta para menteri bersama gubernur dan pejabat Forkopimda mengunjungi salah satu pasar yang ada di Kota Tepian, yakni Pasar Merdeka.
Baca Juga: Sensasi berenang bersama hiu paus di Kalimantan Timur
Marnabas selaku Direktur Dinas Perdagangan Kota Samarinda mengatakan, “Kunjungan Presiden Jokowi dijadwalkan pada Kamis, 21 September 2023 sekitar pukul 10.00 atau 11.00 Wita,” ujar Marnabas selaku Direktur Dinas Perdagangan Kota Samarinda saat dikonfirmasi pada Kamis, 21 September 2023. Rabu (20 September).
Jokowi berencana mengecek harga kebutuhan pokok, dan menyambut para pedagang di Pasar Merdeka. Program RI 1 di Kalimantan Timur selama 3 (tiga) hari, pada tanggal 21 hingga 23 September 2023. Setelah meninggalkan Pasar Merdeka Samarinda, Presiden Jokowi akan berangkat dengan helikopter menuju Arboretum Mentawir di Penajam Paser Sepaku Utara. Sementara itu, dalam kunjungan kerjanya selama 3 hari ke Kalimantan Timur pada 21-23 September 2023, Presiden Jokowi diperkirakan akan melakukan kegiatan di ibu kota kepulauan Sepaku, Penajam Paser Utara. Presiden meninjau pembangunan fasilitas pendukung IKN Nusantara
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikepung Karhutla, Warga Kalimantan Rindu Udara Segar
- 2Jika Diserang Lagi, Iran Ancam Serang Semua Pangkalan AS
- 3Diduga Salah Gunakan BBM Subsidi, Pertamina Blokir 8.589 Nopol Kendaraan
- 4AS Ogah Bantu Saudi untuk Serang Langsung Houthi
- 5PBB Gagal Capai Target Akhiri Kelaparan Global pada 2030
- 6Menkeu Baru Lantik 14 Pejabat Kementerian Keuangan dan KSSK
- 7Ada Transaksi Tidak Sah, BI Minta DANA Investigasi Menyeluruh
- 8Sanksi Sepihak AS terhadap Penerbangan Komersial Iran Ditolak China
- 9Pemkab Kutim Punya Siasat Jitu Penuhi Energi Listrik Desa









