Tambang Ilegal Mengancam Kawasan IKN Nusantara, Capres Ganjar Pranowo Merespons

Kawasan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara dikabarkan tengah dikepung oleh ribuan hektar tambang ilegal, dengan sebagian besar berlokasi di Bukit Soeharto. Ancaman dari tambang ilegal ini mendapatkan respons dari calon presiden, Ganjar Pranowo.
Menurut Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Myrna Asnawati Safitri, tambang ilegal yang diperkirakan mencapai 3 ribu hektar tersebut perlu segera ditertibkan. Lubang-lubang tambang di luar area berizin pertambangan menjadi indikasi kuat keberadaan tambang ilegal di sekitar IKN.
"Diperkirakan ada sekitar 3.000 hektar tambang ilegal dekat IKN yang ditandai dengan ditemukannya lubang-lubang tambang di luar area berizin pertambangan. Nah itu tentu harus ditertibkan," ujarnya dalam sebuah media briefing di Kantor OIKN, Jakarta, pada Jumat (24/11/2023).
Baca Juga: IKN Nusantara, Balikpapan, dan Samarinda: Segitiga Pembangunan Ekonomi yang Salin Melengkapi
Untuk menangani masalah ini, OIKN membentuk satuan tugas (satgas) khusus untuk penertiban tambang ilegal yang melibatkan berbagai instansi seperti aparat penegak hukum, kepolisian daerah, kejaksaan tinggi, TNI, dan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta dinas kehutanan provinsi.
"Satgas itu sudah bekerja beberapa bulan yang lalu dan sekarang terus melakukan mulai dari sosialisasi, kemudian juga kita sudah melakukan penyisiran kepada kegiatan area-area di mana diduga itu tambang ilegal. Sudah memberikan peringatan-peringatan," jelas Myrna.
Situasi tambang ilegal di sekitar kawasan IKN Nusantara membutuhkan penanganan serius untuk melindungi lingkungan dan menjaga keselamatan serta keberlanjutan area strategis ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikepung Karhutla, Warga Kalimantan Rindu Udara Segar
- 2Jika Diserang Lagi, Iran Ancam Serang Semua Pangkalan AS
- 3Diduga Salah Gunakan BBM Subsidi, Pertamina Blokir 8.589 Nopol Kendaraan
- 4AS Ogah Bantu Saudi untuk Serang Langsung Houthi
- 5PBB Gagal Capai Target Akhiri Kelaparan Global pada 2030
- 6Menkeu Baru Lantik 14 Pejabat Kementerian Keuangan dan KSSK
- 7Ada Transaksi Tidak Sah, BI Minta DANA Investigasi Menyeluruh
- 8Pemkab Kutim Punya Siasat Jitu Penuhi Energi Listrik Desa
- 9Sanksi Sepihak AS terhadap Penerbangan Komersial Iran Ditolak China









