Iran Tuduh AS Dalang Serangan di Bandara Kuwait Demi Jual Senjata

AKURAT KALTIM – Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baqaei menuduh Amerika Serikat memprovokasi dengan meluncurkan serangan pesawat nirawak (drone) ke Bandara Internasional Kuwait. Itu dilakukan demi menjual sistem pertahanan udara anti-drone miliknya ke negara tersebut.
Sebelumnya, Rabu (3/6), Juru Bicara Kementerian Pertahanan Kuwait Saud Al-Atwan menyatakan terminal penumpang Bandara Internasional Kuwait mengalami kerusakan parah akibat serangan drone.
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Kuwait Abdullah Al-Sanad menyebutkan lebih dari 60 orang terluka dalam insiden tersebut, termasuk penumpang dan staf bandara.
Baca Juga: Dalam 2 Pekan ke Depan, AS Bakal Klaim ‘Kemenangan Total’ Atas Iran
"Kepingan-kepingan teka teki ini mulai terungkap dengan sangat cepat. Mereka melakukan operasi pengelabuan (false-flag) dengan mengerahkan drone tiruan Lucas untuk menyerang Bandara Kuwait, menciptakan alasan sempurna untuk memasarkan sistem pertahanan udara anti-drone buatan Powerus dengan dalih melindungi diri dari serangan Iran. Sangat menguntungkan!" ujar Baqaei melalui unggahan di media sosial X pada Selasa (9/6).
Sementara itu, Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Hossein Mohebbi sebelumnya menyatakan bahwa kehancuran di Bandara Internasional Kuwait merupakan akibat dari kesalahan operasional pada sistem pertahanan udara Patriot.
Baca Juga: Trump Pede Israel Tak Akan Perparah Konflik dengan Iran
Mohebbi menegaskan militer Iran tidak menembakkan rudal apa pun ke arah terminal bandara tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikepung Karhutla, Warga Kalimantan Rindu Udara Segar
- 2Jika Diserang Lagi, Iran Ancam Serang Semua Pangkalan AS
- 3Ada Transaksi Tidak Sah, BI Minta DANA Investigasi Menyeluruh
- 4Sanksi Sepihak AS terhadap Penerbangan Komersial Iran Ditolak China
- 5AS Ogah Bantu Saudi untuk Serang Langsung Houthi
- 6Pemkab Kutim Punya Siasat Jitu Penuhi Energi Listrik Desa
- 7Menkeu Baru Lantik 14 Pejabat Kementerian Keuangan dan KSSK
- 8Syarat Lanjutkan Proses Diplomatik, Begini Penjelasan Iran kepada AS
- 9Transisi Produksi Dalam Negeri Jadi Alasan KAI Impor Kereta Bekas Jepang
- 10DNA ABK Lima Jurnalis Identik dengan Jenazah di Enggano









