Lagi, Karhutla 10,65 Hektare di Penajam Ditangani Tim Gabungan

AKURAT KALTIM - Kebakaran hutan dan lahan alias karhutla seluas 10,65 hektare kembali ditangani di Kelurahan Sepan, Kecamatan Penajam. Itu dilakukan oleh Tim gabungan dari berbagai unsur di bawah komando Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
"Karhutla di Sepan terjadi pada Rabu (19/8) siang dan langsung ditangani oleh tim. Pada Kamis pagi besoknya, berdasarkan pengecekan, tidak ada bara dan tidak ada asap sehingga dinyatakan padam, tapi pada sore kemarin muncul api lagi," kata Kepala Pelaksana BPBD Penajam Paser Utara, Nurlaila di Penajam, Jumat (21/8/2026).
Semenjak adanya laporan sore kemarin, lanjut ia lagi, tim gabungan kembali diturunkan melakukan penanganan, sehingga sampai hari ini penanganan terus dilakukan untuk memastikan tidak ada bara lagi.
Baca Juga: Hadapi Kabut Asap Karhutla, Kaltim Pastikan Logistik Medis Aman
Bahkan, penanganan karhutla Jumat ini dibantu dengan alat berat, karena masih adanya tumpukan kayu gelondongan di lokasi tersebut yang dikhawatirkan sampai tumpukan bagian bawah yang termakan api.
Untuk itu, saat alat berat mendorong dan mengangkat tumpukan kayu gelondongan, di saat yang sama petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke kayu yang hangus terbakar agar api benar-benar mati.
"Lokasi karhutla seluas 10,65 hektare ini merupakan lahan bekas perusahaan PT GSA. Material yang terbakar merupakan semak belukar, pepohonan dan tumpukan kayu besar. Di tumpukan kayu inilah yang perlu penanganan ekstra," katanya.
Baca Juga: Pagar Betis Jadi Strategi Antisipasi Karhutla di Lingkar IKN
Ia melanjutkan, penanganan hari ketiga Jumat ini masih difokuskan pada pemadaman sejumlah bara api pada tumpukan kayu yang masih terbakar, kemudian di beberapa titik asap yang masih terpantau, hingga pengecekan intensif di lokasi karhutla.
Untuk proses pemadaman dan pendinginan, katanya lagi, dilakukan dengan cara penyemprotan menggunakan tiga mesin portabel dengan tujuh mata semprot dari BPBD, Kesatuan Pengusahaan Huta Produksi (KPHP) Bongan, dan Brigade Karlabun Dinas Pertanian Penajam Paser Utara.
Sedangkan dalam penggunaan alat berat berupa bechoe loader, berasal dari unit milik PT BFI, yakni untuk membantu pembukaan akses masuk ke lokasi karhutla hingga mengurai tumpukan kayu yang terbakar sehingga lebih mudah untuk proses pemadaman dan pendinginan.
"Tim gabungan yang membantu pemadaman hari ini berasal dari BPBD, KPHP Bongan, Brigade Karlabun, PT Balikpapan Forest Industris (BFI), Babinsa, dan Bhabinkamtibmas," kata Nurlaila.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1AS dan Israel Dapat Peringatan Keras dari Iran Soal Serangan hingga Produksi Senjata
- 2Blokade Iran, AS Alihkan 130 Kapal
- 3AS Klaim Suplai Minyak Via Hormuz Lampaui Angka Sebelum Perang
- 4Kabut Asap Bikin Dua Pesawat Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
- 5Bos Danantara Spill Sejumlah BUMN Segera IPO
- 6DNC Resmi Gugat Trump Atas Dugaan Kampanye Pakai Uang Negara
- 7Presiden Prabowo Sebut IWIP Halmahera Serap 100 Ribu Tenaga Kerja









