Kaltim

Pj Gubernur Kaltim mampu memberikan kontribusi dan karya besar bagi daerah.

Ragil Anggriani | 19 Agustus 2023, 22:40 WIB
Pj Gubernur Kaltim mampu memberikan kontribusi dan karya besar bagi daerah.

Mengingat Isran Noor dan Hadi Mulyadi akan selesai masa baktinya 30 September 2023, maka sudah pasti sejak 1 Oktober 2023 Kaltim akan dipimpin oleh seorang Penjabat (Pj) Gubernur. Sesuai ketentuan, calon Pj dipilih 3 dari DPRD Kaltim dan 3 lagi dari Mendagri. Lalu dari keenam calon tadi, tiga di antaranya akan diajukan ke Presiden untuk dipilih dan ditetapkan salah satunya.

Siapa 3 calon yang bakal disaring DPRD Kaltim? Sampai sekarang prosesnya belum dilakukan secara resmi. “Kita masih menunggu petunjuk teknis dari Kemendagri,” kata Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Jumat (18/8) kemarin.

Ketua PWI Kaltim Endro S Efendi menangkap aspirasi masyarakat, yang sebagian besar meminta agar Pj Gubernur dipilih Presiden dari orang Kaltim terbaik yang memenuhi syarat. “Kaltim itu selama ini menjadi anak manis, jadi selayaknya yang mendapat kesempatan orang Kaltim sendiri,” jelasnya.

Baca Juga: Gubernur Isran saat ini siap maju kembali di Pilgub.

Hal yang sama juga ditegaskan Wakil Ketua DPRD Kaltim Seno Aji. “Kita berharap Presiden memberikan kepercayaan kepada putra daerah. Itu yang harus kita terobos, putra daerah yang punya kemampuan nasional,” katanya.

Sejauh ini ada 8 nama orang daerah (orang Kaltim), yang bisa dikategorikan setara dengan eselon I. Mereka adalah Sekdaprov Dr Sri Wahyuni, Rektor Unmul Prof Dr Abdunnur, Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Dr H Kamaruddin Amin, MA, Staf Ahli Bidang Desa Kementerian  Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Dr Ir HM Nurdin, MT,  Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN Dr Myrna Asnawati Safitri, Deputi  Bidang Sosial Budaya Otorita IKN Drs Alimuddin, M.Si, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof Yudian Wahyudi dan mantan danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, SH, MH.

Mantan Pj Sekdaprov Kaltim Dr Meiliana menilai ke-8 orang itu mempunyai kapasitas yang cukup untuk dipilih menjadi Pj. Semua sangat berpengalaman dan putra daerah terbaik saat ini. “Ya saya setuju Dewan memilih 3 dari 8 nama yang ada itu,” katanya di sela mengikuti Upacara 17-an di Gelora Kadrie Oening.

Baca Juga: Walikota Balikpapan mengirim tim komunikasinya untuk melaporkan suara.com ke Dewan Pers.

Warga Kaltim juga berharap Dewan memilih tiga dari 8 nama yang ada. “Meski hanya Pj Gubernur, akan tetapi kita tetap minta DPRD Kaltim memilih 3 dari 8 nama yang jelas-jelas orang Kaltim sendiri, bukan orang luar,” kata Abdul Wahab, warga Teluk Lerong Samarinda.

Hal yang sama juga ditegaskan oleh Sukri, warga Balikpapan. “Aneh, kalau sampai DPRD Kaltim memilih orang luar. Kan bahannya sudah ada orang daerah, jadi wajib hukumnya memilih orang daerah sendiri,” tandasnya.

Gubernur Isran berharap penggantinya atau Pj Gubernur Kaltim mampu memberikan kontribusi dan karya besar bagi daerah. Apalagi Kaltim tengah mengawal pembangunan IKN, yang sangat bersejarah.

Di hari-hari terakhir ini, Isran tetap aktif bertugas. Seusai menjadi inspektur upacara (Irup) pada peringatan Detik-Detik Proklamasi ke-78 di Samarinda, dia langsung terbang ke Jakarta menghadiri Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Istana Negara. “Saya diminta Bapak Presiden hadir, karena tahun depan peringatan bersejarah itu untuk pertama kalinya digelar di Istana Presiden yang baru di lokasi Ibu Kota Nusantara (IKN),” jelasnya.

Baca Juga: Di tahun 2023, Kaltim membuka formasi lowongan ASN hingga 4.427 pelamar.

Isran datang sendiri ke Istana. Dia mengenakan baju adat  Kutai. Tampak gagah dengan kacamata hitamnya.  Baju adat yang dikenakan Isran itu bernama Kustin, kerap dipakai bangsawan pada masa Kerajaan Kutai Hindu hingga Kesultanan Kutai Kartanegara di Tenggarong. Penutup kepalanya bernama setorong dengan lambang yang berwujud wapen disesuaikan dengan tingkatan gelarnya.

Sementara itu rangkaian acara peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI Provinsi Kaltim dibuat semeriah mungkin. Karena ini juga upacara terakhir dipimpin Isran dan Hadi Mulyadi sebagai gubernur dan wakil gubernur masa bakti 2018-2023.

Menurut Sekdaprov Sri Wahyuni, mulai Jumat kemarin sampai 22 Agustus digelar Kaltim Expo di Convention Hall Sempaja. Banyak yang bisa dilihat masyarakat, mulai pameran produk UMKM hingga berbagai acara hiburan. Sedang Sabtu pagi ini di GOR Segiri Samarinda berlangsung pawai pembangunan dan karnaval budaya yang amat meriah. (AN)

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.