AS Bikin Sayembara 20 Juta Dolar Soal Informasi Nuklir Iran

AKURAT KALTIM - Bagi pihak yang memberikan informasi terkait program nuklir Iran, Pemerintah Amerika Serikat (AS) membuat sayembara dengan hadiah hingga 20 juta dolar AS. Itu dilakukan melalui program Rewards for Justice milik Departemen Luar Negeri.
“Hadiah hingga 20 juta dolar AS (sekitar Rp362,3 miliar) untuk informasi mengenai program nuklir Iran. Rewards for Justice mencari informasi tentang ilmuwan dan staf nuklir, teknologi dan kemampuan terkait program nuklir, serta organisasi dan personel yang terlibat,” demikian pernyataan Departemen Luar Negeri AS di X, Jumat (6/11/2026).
Baca Juga: Partai Republik Kalah, Australia Desak AS Redam Konflik dengan Iran
Iran sebelumnya menyatakan tidak akan membahas program nuklirnya sebelum konflik dengan AS berakhir, blokade laut dicabut, dan sejumlah persyaratan lainnya dipenuhi.
Teheran juga menolak kemungkinan mengekspor uranium ke negara lain.
Konflik antara Iran dengan AS dimulai ketika AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari. Iran kemudian membalas dengan serangan terhadap pihak lawan.
Baca Juga: Bukan Perang, Trump Sebut AS Jadi Pihak Pendudukan di Iran
Meski saat ini konflik mereda, perselisihan kedua pihak belum terselesaikan dan masih terdapat risiko pertempuran kembali pecah.
Sumber: Sputnik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bukan Perang, Trump Sebut AS Jadi Pihak Pendudukan di Iran
- 2Enggak Ada Kapoknya, Trump Siap Perangi Iran Meski Kalah Pemilu
- 3AS Bikin Sayembara 20 Juta Dolar Soal Informasi Nuklir Iran
- 4Ketua Fraksi PAN MPR: Gibran Sebaiknya Legowo Mengundurkan Diri atau Diberhentikan Lewat Jalur Konstitusi
- 5Qatar Rayu Trump untuk Berdamai dengan Iran
- 6Nilai Jual Lebih Tinggi, Zulhas Ingin Ekspor CPO Langsung Tanpa Perantara
- 7Padamkan Karhutla, Helikopter TNI AD Jatuh di Seruyan-Kalteng
- 8Partai Republik Kalah, Australia Desak AS Redam Konflik dengan Iran
- 9Tangani Karhutla Kaltim, Pesawat Pengebom Air Australia Beroperasi
- 10IKN dan Kinerja Ekspor Topang Kenaikan Ekonomi Kaltim








