Tampak Mustahil, Rusia Tawarkan Diri Jadi Mediator AS dan Iran

AKURAT KALTIM - Soal perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat (AS), perwakilan tetap Rusia untuk organisasi internasional di Wina Mikhail Ulyanov menyatakan, Rusia siap menjadi mediator jika memang diperlukan.
"Tentu saja, jika diperlukan, Rusia siap memberikan layanan mediasi," kata Ulyanov kepada surat kabar Rusia, Izvestia, seperti dilaporkan Xinhua sebagaimana dikutip Antara.
Meski demikian, sang diplomat menilai pembaruan dialog AS-Iran tampak mustahil dilakukan untuk saat ini, tetapi penting untuk selalu diupayakan.
Menurut Ulyanov, tujuan inti dari kedua belah pihak yakni tujuan Washington untuk mencegah Iran memiliki senjata nuklir dan tuntutan Teheran untuk pencabutan sanksi, tidak akan dapat dicapai melalui adu kekuatan militer.
Ulyanov yakin Iran akan menyambut baik mediasi Rusia. Namun, dia menambahkan, AS telah menjelaskan pihaknya tidak membutuhkan perantara karena yakin dapat mengatasi masalah ini sendiri.
"Nyatanya, Amerika menangani masalah ini dengan sangat buruk," imbuh Ulyanov.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Gulingkan Pemerintahan Iran, Militer Israel Wanti-Wanti Netanyahu
- 2Seusai Perang, Iran Sebut Kawasan Timur Tengah Bakal Berubah Total
- 3Ekspor Reaktor Nuklir ke RI, Jepang, AS, dan Korsel Kompak Berkolaborasi
- 4Sasar Mekkah dan Madinah, Saudi Tangkis Rudal Houthi
- 5Dugaan Rekayasa Menghabisi Karier Prof. Dasaad Mulijono Berujung Pidana
- 6Siap Bahas Konflik dengan AS-Israel, Kesehatan Khamenei Dipastikan Sehat
- 7Ini Tujuan Gerakan Bersarung Sepekan Sekali bagi ASN dari Kemenag
- 8Kemenkum Kaltim Kompak Lindungi Paten Komoditas Lokal
- 9UMKM Asahan Ekspor 40 Ton Terasi ke Thailand
- 10UMKM Kaltim Dapat Guyuran KUR Rp3,39 Triliun dari APBN









