Kaltim

Gulingkan Pemerintahan Iran, Militer Israel Wanti-Wanti Netanyahu

Ahmad Munjin | 27 Oktober 2026, 05:10 WIB
Gulingkan Pemerintahan Iran, Militer Israel Wanti-Wanti Netanyahu
Arsip foto - Angkatan Pertahanan Israel (IDF) merilis foto yang menunjukkan Kepala Staf Angkatan Darat Israel Eyal Zamir (tengah) mengawasi serangan IDF terhadap Iran di ruang situasi Angkatan Udara Israel di Israel, Jumat (13/6/2025). ANTARA/Xinhua/IDF

AKURAT KALTIM – Soal rencana operasi militer yang berpotensi memicu konflik dengan Iran menjelang pemilu Israel, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Kepala Staf Angkatan Darat Israel Eyal Zamir dikabarkan berselisih.

Menurut laporan Channel 12 pada Minggu (26/10/2026), Zamir meminta pembahasan terperinci serta otorisasi hukum tertulis dari para pemimpin politik sebelum menjalankan instruksi mereka.

Channel 12 tidak mengungkapkan rincian operasi yang dimaksud.

Baca Juga: Seusai Perang, Iran Sebut Kawasan Timur Tengah Bakal Berubah Total

Laporan itu mengutip kekhawatiran militer bahwa kepemimpinan politik dapat memanfaatkan ketegangan dengan Iran untuk kepentingan elektoral menjelang pemungutan suara parlemen pada 27 Oktober.

Seorang pejabat keamanan memperingatkan operasi tersebut dapat dengan cepat berkembang menjadi konfrontasi dengan Iran dan memicu salah perhitungan pada waktu yang sangat sensitif.

Netanyahu membantah adanya perselisihan dengan Zamir dalam wawancara dengan Channel 14 Israel pada Minggu.

"Tidak ada konfrontasi," kata Netanyahu.

Baca Juga: AS Selidiki Serangan terhadap Sekolah Putri di Iran

Menurut Channel 12, pejabat politik Israel juga membantah tuduhan bahwa isu Iran digunakan untuk kepentingan elektoral menjelang pemilu.

Dalam wawancara yang sama, Netanyahu mengatakan dirinya telah memerintahkan badan intelijen Mossad dan militer Israel untuk berupaya menggulingkan pemerintahan Iran.

Namun, Channel 12 tidak memastikan apakah operasi yang dirahasiakan tersebut berkaitan dengan instruksi Netanyahu kepada Mossad dan militer.

Baca Juga: Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik

Netanyahu juga mengeklaim Iran telah melanjutkan kembali program nuklirnya dan menggambarkan pemilu mendatang sebagai persoalan yang menyangkut kelangsungan hidup Israel.

Sebelumnya pada Minggu, Netanyahu mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan yang memperlihatkan ledakan nuklir di atas Tel Aviv, disertai peringatan mengenai kemungkinan Iran memperoleh senjata nuklir.

Pemimpin partai oposisi Gadi Eisenkot dan Yair Golan menuduh Netanyahu menyebarkan ketakutan dan kepanikan menjelang pemungutan suara.

Sumber: Anadolu

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A