Kaltim

Ekspor Reaktor Nuklir ke RI, Jepang, AS, dan Korsel Kompak Berkolaborasi

Ahmad Munjin | 26 Oktober 2026, 09:27 WIB
Ekspor Reaktor Nuklir ke RI, Jepang, AS, dan Korsel Kompak Berkolaborasi
Peneliti memantau layar monitor di ruang kontrol utama reaktor nuklir Triga 2.000 di Badan Riset Inovasi Nasional di Bandung, Jawa Barat, Kamis (3/8/2023). ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

AKURAT KALTIM - Mempertimbangkan opsi untuk mengekspor reaktor nuklir generasi mendatang ke Indonesia, Jepang, Amerika Serikat, dan Korea Selatan kompak menawarkan hasil pengembangan bersama mereka.

Berdasarkan laporan sumber-sumber pemerintah Jepang pada Minggu (25/10/2026), langkah ini merupakan bagian dari kerja sama industri nuklir ketiga negara dengan dukungan pemerintah untuk mengembangkan dan memproduksi reaktor modular kecil (small modular reactors).

Baca Juga: Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik

Inisiatif tersebut diharapkan dapat diterapkan di negara-negara lain, sebagai alternatif teknologi nuklir asal Rusia dan China.

Indonesia sendiri telah menjalin kesepakatan dengan korporasi nuklir milik negara Rusia, Rosatom, untuk pengoperasian dua pembangkit listrik tenaga nuklir terapung.

Baca Juga: Isu Nuklir Dikesampingkan, Iran Disebut Setuju Usulan Damai dengan AS dan Buka Selat Hormuz

Selain Indonesia, ketiga negara tersebut juga membidik Malaysia dan Filipina sebagai tujuan potensial penempatan reaktor modular di masa mendatang.

Proyek bersama ini menindaklanjuti penandatanganan kesepakatan kerangka kerja sama trilateral oleh para menteri luar negeri Jepang, AS, dan Korsel pada Juli lalu guna mempromosikan penyebaran reaktor modular kecil ke mancanegara.

Baca Juga: Sekjen PBB Kecewa Berat Konferensi Nuklir Berakhir Tanpa Kesepakatan

Dalam kolaborasi strategis ini, Washington akan memimpin dalam keahlian desain reaktor nuklir, Seoul memegang peran utama dalam konstruksi pembangkit, sementara Tokyo berkontribusi melalui keahlian manufaktur peralatan utama pembangkit.

Sumber: Kyodo

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A