Seusai Perang, Iran Sebut Kawasan Timur Tengah Bakal Berubah Total

AKURAT KALTIM - Dinamika di kawasan Timur Tengah, termasuk pengelolaan Selat Hormuz ditengarai, tidak akan pernah sama lagi. Itu menyusul konflik bersenjata antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
"Perang saat ini telah mengubah segalanya. Kita harus mengakui bahwa realitas-realitas baru telah muncul," ujar Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dalam pidatonya di Kementerian Luar Negeri Iran, sebagaimana dikutip oleh Press TV pada Minggu (25/10/2026).
Baca Juga: Iran-Rusia Siap Bahas Ekonomi hingga Isu Global
"Jalur pelayaran melalui Selat Hormuz tidak akan lagi sama seperti sebelumnya, begitu pula cara pengelolaan selat tersebut tidak akan sama seperti di masa lalu," ujarnya, menambahkan.
Dalam kesempatan tersebut, Araghchi menegaskan pula bahwa Teheran akan menyambut baik "setiap rencana keamanan yang berasal dari kawasan itu sendiri.”
Baca Juga: Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik
Teheran dan Washington masih berselisih mengenai kendali atas jalur perairan strategis tersebut sejak perang antara Iran melawan AS-Israel meletus pada Februari lalu.
Kendati Teheran bersikeras mempertahankan otoritasnya dalam mengatur lalu lintas pelayaran di selat itu, Washington menuntut pemberlakuan kebebasan navigasi tanpa batasan.
Baca Juga: Tak Ada Negosiasi, Trump Sesumbar ‘Sesuatu’ Terjadi Segera pada Iran
Sebelumnya, kedua negara sempat meneken kesepakatan sementara pada Juni guna meredakan konflik.
Namun, perundingan diplomatik saat ini kembali mengalami jalan buntu di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua belah pihak.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Seusai Perang, Iran Sebut Kawasan Timur Tengah Bakal Berubah Total
- 2Tak Ada Negosiasi, Trump Sesumbar ‘Sesuatu’ Terjadi Segera pada Iran
- 3Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik
- 4Iran-Rusia Siap Bahas Ekonomi hingga Isu Global
- 5Demo Nasional 24 Oktober, Prancis Waspada Maksimum
- 6Lima Area Konsesi Bernilai Rp5.400 T Dilaporkan ke Prabowo
- 7Sasar Mekkah dan Madinah, Saudi Tangkis Rudal Houthi
- 8Ini Tujuan Gerakan Bersarung Sepekan Sekali bagi ASN dari Kemenag
- 9Kemenkum Kaltim Kompak Lindungi Paten Komoditas Lokal
- 10Obligasi Sumber Global Energy Senilai Rp273,64 Miliar Dinyatakan Lunas









