Syarat Lanjutkan Proses Diplomatik, Begini Penjelasan Iran kepada AS

AKURAT KALTIM – Terkait syarat-syarat melanjutkan proses diplomatik antara Teheran dan Washington, Iran telah menjelaskan kepada Amerika Serikat.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa perwakilan negaranya telah melakukan kontak dengan AS di sela-sela Sidang Umum PBB melalui perantara Qatar.
Baca Juga: Sanksi Sepihak AS terhadap Penerbangan Komersial Iran Ditolak China
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Selasa menyampaikan persyaratan terkait Selat Hormuz kepada utusan khusus AS Steve Witkoff.
"Dalam proses interaksi [dengan perwakilan AS] yang berlangsung sekitar dua jam, persyaratan untuk melanjutkan diplomasi yang tidak menyisakan keraguan atau ambiguitas telah disampaikan kepada pihak Amerika," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei pada Rabu (23/9/2026) di X.
Baca Juga: Jika Diserang Lagi, Iran Ancam Serang Semua Pangkalan AS
Persyaratan tersebut mencakup pencabutan blokade laut, penghentian agresi AS terhadap Iran dan "terorisme ekonomi", penghentian perang "di semua front", pembukaan blokir aset Iran, serta pengakuan terhadap jalur aman di Selat Hormuz yang telah disepakati dengan Oman, kata juru bicara tersebut.
Pada 28 Februari, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran, sehingga memicu serangan balasan.
Baca Juga: Buka Selat Hormuz, Iran Ajukan Tujuh Syarat Ini ke AS
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan, meski konflik kembali berlanjut tak lama kemudian. Konflik tersebut hingga kini belum terselesaikan.
Eskalasi konflik menyebabkan pelayaran melintasi Selat Hormuz hampir terhenti, sehingga berdampak pada pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair, serta mendorong kenaikan harga bahan bakar secara global.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tanah dan Bangunan Tersangka Korupsi Tambang Ilegal Disita Kejati Kaltim
- 2Sanksi Sepihak AS terhadap Penerbangan Komersial Iran Ditolak China
- 3Ada Transaksi Tidak Sah, BI Minta DANA Investigasi Menyeluruh
- 4AS Ogah Bantu Saudi untuk Serang Langsung Houthi
- 5Pemkab Kutim Punya Siasat Jitu Penuhi Energi Listrik Desa
- 6Transisi Produksi Dalam Negeri Jadi Alasan KAI Impor Kereta Bekas Jepang
- 7Syarat Lanjutkan Proses Diplomatik, Begini Penjelasan Iran kepada AS
- 8DNA ABK Lima Jurnalis Identik dengan Jenazah di Enggano









