Kaltim

Kunjungan Netanyahu ke UEA Dinilai Iran Tak Menguntungkan

Ahmad Munjin | 2 Oktober 2026, 14:59 WIB
Kunjungan Netanyahu ke UEA Dinilai Iran Tak Menguntungkan
Ilustrasi - Bendera Iran. (ANTARA/Chatgpt)

AKURAT KALTIM - Langkah Uni Emirat Arab (UEA) yang menerima kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mendapat wanti-wanti dari Iran. Kunjungan tersebut dinilai tidak akan membawa "konsekuensi yang menguntungkan."

Peringatan itu datang dari seorang pejabat tinggi keamanan Iran pada Rabu (30/9/2026). Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran Mohsen Rezaei dalam sebuah unggahan di platform media sosial X mengatakan bahwa sama seperti keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat yang tidak membawa keamanan bagi UEA, kunjungan Netanyahu juga tidak akan membawa konsekuensi yang menguntungkan.

Baca Juga: Jika Diblokir, Iran Ancam Hentikan Ekspor Minyak Negara Teluk

Kantor Netanyahu pada Senin (28/9) mengatakan bahwa dia telah mengunjungi UEA sehari sebelumnya atas undangan presiden negara Arab itu, dan mengatakan pembicaraan mereka berfokus pada hubungan bilateral dan tantangan regional.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Selasa (29/9) malam waktu setempat, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam kunjungan Netanyahu ke UEA, dan memperingatkan tentang konsekuensi "sangat berbahaya" dari kehadiran Israel di kawasan tersebut.

Baca Juga: Deal! Rusia-Iran Kerja Sama Energi

Pemerintah-pemerintah negara di kawasan diharapkan untuk menahan diri dari membuka jalan bagi "kehadiran destruktif" Israel dan membiarkan wilayah mereka menjadi basis untuk tindakan destabilisasi, kata kementerian itu.

Pewarta: Xinhua

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A