Kaltim

Deal! Rusia-Iran Kerja Sama Energi

Ahmad Munjin | 30 September 2026, 00:30 WIB
Deal! Rusia-Iran Kerja Sama Energi
Arsip - Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr di Bushehr, Iran, (28/4/2024). ANTARA/Anadolu/Fatemeh Bahrami

AKURAT KALTIM - Kementerian Energi Rusia, Senin (28/9/2026) mengonfirmasi Rusia dan Iran telah membahas kerja sama antara kedua negara di sektor energi beserta prospek perkembangannya.

Sebelumnya, Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev mengadakan pertemuan dengan wakil ketua komisi antar-pemerintah Rusia-Iran bidang kerja sama perdagangan dan ekonomi serta Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad.

Baca Juga: AS Klaim Fasilitasi 20 Juta Barel Minyak Lewati Selat Hormuz

"Kondisi terkini dan prospek kerja sama Rusia-Iran di sektor energi, yang merupakan salah satu bidang utama kerja sama ekonomi bilateral, telah dibahas," kata kementerian tersebut.

Pertemuan itu juga membahas isu-isu terkini terkait pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr, tambah kementerian tersebut.

Baca Juga: Ini Alasan Iran Tak Berencana Gelar Perundingan Baru dengan AS di New York

Perhatian khusus juga diberikan pada perkembangan pelaksanaan perjanjian di bidang pendidikan dan pasokan sumber daya pertanian yang telah disepakati sebelumnya dalam pertemuan komisi antar-pemerintah yang digelar di Teheran pada Februari lalu.

Kementerian Energi Rusia juga menyatakan pertemuan tersebut membahas penyusunan agenda substansial serta isu-isu lain terkait partisipasi Iran dalam agenda Pekan Energi Rusia (REW) dan Forum Negara-Negara Eksportir Gas (GECF), yang masing-masing akan diselenggarakan di Moskow pada 14-16 Oktober dan 25-27 Oktober.

Baca Juga: Iran Bertekad Serang AS Lebih Dahsyat

Menteri Energi Tsivilev menekankan pentingnya mempertahankan dialog yang konstruktif dengan pihak Iran dan menyoroti perlunya koordinasi lebih lanjut dalam upaya memulai proyek-proyek baru yang saling menguntungkan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A