Kaltim

Pemprov Kaltim Wujudkan 1.692 Sambungan Listrik di Pedalaman

Ridhowati Saputri | 27 Juli 2023, 20:16 WIB
Pemprov Kaltim Wujudkan 1.692 Sambungan Listrik di Pedalaman

AKURAT.CO Pemerintah Provinsi Kaltim berhasil melaksanakan program penyediaan akses listrik bagi masyarakat di pelosok pedalaman melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Sebanyak 1.692 koneksi telah dibangun sebagai bagian dari inisiatif ini.

Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor mengungkapkan, program pembangunan PLTS diperlukan karena tidak semua wilayah dapat terkoneksi jaringan listrik nasional, terutama di daerah terpencil dan pedalaman. Sebelum pembangunan PLTS, masyarakat mengandalkan generator bertenaga diesel, yang penggunaannya terbatas untuk penerangan rumah tangga pada malam hari dan tidak dapat beroperasi 24 jam sehari.

“Kami bersyukur dengan adanya PLTS ini, kini masyarakat dapat menikmati listrik sepanjang waktu,” seru Gubernur Isran Noor di Samarinda.

Bagi Gubernur Isran, akses listrik merupakan salah satu kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat, nomor dua setelah air bersih. Menurutnya, jika kedua kebutuhan pokok tersebut terpenuhi, maka kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat akan meningkat, menuju kebahagiaan dan kesejahteraan. “Kami terus berupaya untuk mencapai pembangunan kelistrikan yang mencakup seluruh desa di Kaltim,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kaltim, Munawwar menjelaskan, pembangunan ribuan sambungan listrik tersebut merupakan bagian dari program pembangunan tiga tahun dari 2021 hingga 2023. Pada 2021, dipilih beberapa desa yang akan menerima pembangunan PLTS. program.

Di Kecamatan Muara Wis, Kabupaten Kukar, 201 rumah tangga di Desa Enggelam telah tersambung dengan PLTS berkapasitas 83,16 Kwp, sedangkan di Desa Ketibeh sebanyak 91 unit telah terpasang PLTS berkapasitas 47,04 Kwp. Program ini tidak hanya menyediakan akses listrik yang andal bagi masyarakat terpencil, tetapi juga berkontribusi pada upaya pemerintah dalam mempromosikan sumber energi berkelanjutan.

Penggunaan tenaga surya di daerah ini mengurangi ketergantungan pada generator diesel dan memberikan solusi yang lebih bersih dan ramah lingkungan. Realisasi 1.692 sambungan listrik di wilayah pedalaman mencerminkan komitmen Pemprov Kaltim dalam mengutamakan kesejahteraan dan pembangunan masyarakatnya. Inisiatif ini tentunya akan meningkatkan kualitas hidup warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah terpencil tersebut.

Dengan upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan listrik ke seluruh desa di Kalimantan Timur, pemerintah mengambil langkah signifikan untuk mencapai tujuannya dalam memberikan kesempatan dan akses yang sama ke layanan dasar bagi seluruh warganya. Melalui proyek pengembangan energi berkelanjutan seperti PLTS, provinsi ini bergerak menuju masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan.

Berikutnya, tahun 2022, Kecamatan Muara Kaman Kabupaten Kukar untum Desa Menamang Kanan sambungan 275 rumah dengan kapasitas 100 Kwp dan Desa Menamang Kiri 50 Kwp dengan sambungan 102 unit.

Kemudian, PLTS tahun 2023, mulai dari pembangunan PLTS Komunal Off- grid Desa Deraya dan Lemper, Kecamatan Bongan, Kabupaten Kutai Barat sambungan 156 unit.

Pembangunan PLTS Komunal Off-grid Desa Long Sului, Kecamatan Kelay, Kabupaten Berau 91 unit sambungan. Pembangunan PLTS Komunal Off- grid Desa Matalibaq Kecamatan Long Hubung, Kabupaten Mahakam Hulu 295 sambungan.

Pembangunan PLTS Komunal Off-grid Dusun Muluy Desa Swan Sluntung Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser 51 sambungan.

Pembangunan PLTS Komunal Off-grid Desa Pegat Betumbuk Kecamatan Pulau Derawan

Kabupaten Berau 63 sambungan.

Pembangunan PLTS Komunal Off-grid Desa Ujoh Halang Kecamatan Long Iram,Kabupaten Kutai Barat 77 sambungan dan Revitalisasi PLTS Komunal Off-grid Desa Labuang Kallo Kecamatan Tanjung Harapan, Kabupaten Paser 290 unit sambungan.

Total sambungan semua mencapai 1.692 unit melalui alokasi APBD Pemprov Kaltim. Juga belum termasuk dukungan dari program CSR yang dibangun perusahaan di masing-masing wilayah.

"Semoga, kolaborasi untuk pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat ini tetap terlaksana," harapnya.

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.