Sambut IKN, perbaikan infrastruktur Balikpapan telan Rp17 miliar

AKURAT.CO Balikpapan, salah satu kota di Indonesia, akan segera menerima alokasi dana sebesar Rp17 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dana tersebut akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan drainase. Langkah ini diambil dalam rangka menyambut perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kota Nusantara di Kalimantan Timur.
Salah satu ruas jalan yang akan diperbaiki adalah Jalan MT Harjono, mulai dari Pasar Butun hingga awal tanjakan Jalan Sjarifuddin Joes. Selain itu, perbaikan juga akan dilakukan pada ruas Jalan Sjarifuddin Joes yang menuju Jalan Marsma Iswahjudi Bandara Sepinggan di Gunung Bakaran. Selanjutnya, perbaikan jalan juga akan dilakukan di Jalan Jenderal Sudirman hingga Staal Kuda, Klandasan, dan Pelabuhan Semayang.
Perbaikan jalan ini meliputi pelapisan dengan aspal baru, penambalan lubang-lubang, dan memuluskan permukaan jalan. Selain itu, juga dilakukan perbaikan parit drainase di beberapa titik jalan serta pelebaran jembatan Simpang Dome. Pekerjaan pelebaran jembatan Simpang Dome ini mencapai enam meter, dengan empat meter di sisi kiri dan dua meter di sisi kanan.
Menurut Ilyas, perwakilan dari pemerintah setempat, perbaikan ini merupakan proyek rutin yang bertujuan untuk mendukung estetika Balikpapan. Ia juga menegaskan bahwa seluruh ruas jalan yang diperbaiki merupakan jalur utama yang akan dilewati jika menuju ke Ibu Kota Negara, seperti dari Bandara Sepinggan menuju Gerbang Tol Manggar, atau dari Bandara Sepinggan melalui Jalan Sjarifuddin Joes dan Jalan MT Harjono hingga Pasar Butun.
Saat ini, perbaikan infrastruktur masih berlangsung, termasuk pelebaran jembatan di Simpang Dome yang melibatkan penggunaan alat berat ekskavator. Pemerintah setempat berharap bahwa perbaikan ini akan membuat kota Balikpapan menjadi lebih baik dan siap menyambut perpindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur.
Meskipun anggaran yang dikeluarkan untuk perbaikan infrastruktur cukup besar, namun pemerintah memandang ini sebagai investasi yang penting untuk masa depan. Dengan infrastruktur yang baik, Kota Balikpapan akan menjadi lebih lancar dan efisien dalam hal transportasi, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Peningkatan infrastruktur juga akan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Jalan yang lebih baik akan memudahkan aksesibilitas dan mobilitas bagi warga, sehingga mereka dapat dengan mudah mengakses berbagai layanan dan fasilitas publik. Selain itu, perbaikan drainase juga akan mengurangi resiko banjir dan masalah lingkungan lainnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami perkembangan yang pesat. Perpindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur adalah langkah strategis dalam upaya meratakan pembangunan di seluruh Indonesia. Melalui perbaikan infrastruktur, pemerintah ingin memastikan bahwa semua daerah di Indonesia memiliki akses yang sama terhadap fasilitas dan layanan publik.
Dengan alokasi dana sebesar Rp17 miliar untuk perbaikan infrastruktur, kota Balikpapan telah memberikan komitmen yang kuat untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menyambut perpindahan Ibu Kota Negara dengan baik. Melalui proyek ini, diharapkan bahwa kota Balikpapan akan semakin maju dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Ada Transaksi Tidak Sah, BI Minta DANA Investigasi Menyeluruh
- 2Sanksi Sepihak AS terhadap Penerbangan Komersial Iran Ditolak China
- 3AS Ogah Bantu Saudi untuk Serang Langsung Houthi
- 4Pemkab Kutim Punya Siasat Jitu Penuhi Energi Listrik Desa
- 5Syarat Lanjutkan Proses Diplomatik, Begini Penjelasan Iran kepada AS
- 6Transisi Produksi Dalam Negeri Jadi Alasan KAI Impor Kereta Bekas Jepang
- 7DNA ABK Lima Jurnalis Identik dengan Jenazah di Enggano
- 8Tanah dan Bangunan Tersangka Korupsi Tambang Ilegal Disita Kejati Kaltim





