Gibran Absen dari Debat Cawapres di Kampus Muhammadiyah, Tandai Keputusan yang Menimbulkan Kontroversi

Kosongnya kursi yang semestinya diisi oleh Cawapres Paslon nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dalam acara debat dan dialog Calon Pemimpin Bangsa yang diselenggarakan Pimpinan Pusat Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya telah menimbulkan kehebohan. Hanya Capres Prabowo Subianto yang tampak hadir dalam acara tersebut, sementara kehadiran Gibran terbilang absen.
Kepastian absennya Gibran diperoleh dari keterangan tertulis Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu'ti, yang menjelaskan bahwa informasi tentang ketidakhadiran Gibran disampaikan oleh Sekretaris TKN Prabowo-Gibran, Saleh Daulay.
"Sangat disayangkan ketidakhadiran Gibran. Itikad baik PP Muhammadiyah menghadirkan semua capres cawapres di lingkungan kampus Muhammadiyah sejatinya bertujuan mulia, yakni meningkatkan pendidikan politik publik secara umum," ungkap Hery Sucipto, Direktur Eksekutif Moya Institute, merespons absennya Gibran.
Baca Juga: Anies Baswedan Kembali Kritik Pembangunan IKN, Desak Pemerataan Pembangunan
Meskipun alasan dari absennya Gibran belum jelas, kehadiran seluruh paslon lainnya dalam dialog serupa di kampus-kampus sebelumnya menegaskan kehadiran mereka sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan politik publik. Absennya Gibran dalam acara ini menjadi sorotan dan menimbulkan pertanyaan di tengah kesiapan publik menghadapi pemilihan pemimpin bangsa yang akan datang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikepung Karhutla, Warga Kalimantan Rindu Udara Segar
- 2Jika Diserang Lagi, Iran Ancam Serang Semua Pangkalan AS
- 3Ada Transaksi Tidak Sah, BI Minta DANA Investigasi Menyeluruh
- 4Sanksi Sepihak AS terhadap Penerbangan Komersial Iran Ditolak China
- 5AS Ogah Bantu Saudi untuk Serang Langsung Houthi
- 6Pemkab Kutim Punya Siasat Jitu Penuhi Energi Listrik Desa
- 7Menkeu Baru Lantik 14 Pejabat Kementerian Keuangan dan KSSK
- 8Syarat Lanjutkan Proses Diplomatik, Begini Penjelasan Iran kepada AS
- 9Transisi Produksi Dalam Negeri Jadi Alasan KAI Impor Kereta Bekas Jepang
- 10DNA ABK Lima Jurnalis Identik dengan Jenazah di Enggano









