Kaltim

Houthi Klaim Pihaknya Tidak Ancam Kota Suci Makkah

Ahmad Munjin | 16 September 2026, 11:40 WIB
Houthi Klaim Pihaknya Tidak Ancam Kota Suci Makkah
Arsip - Anggota suku pendukung Houthi berkumpul untuk menggelar aksi unjuk kekuatan menggunakan senjata dalam aksi protes menentang Amerika Serikat dan Israel di Sanaa, Yaman, (3/11/2025). ANTARA/Anadolu/Mohammed Hamoud

AKURAT KALTIM - Kelompok gerakan Ansar Allah dari Yaman, dikenal sebagai Houthi mengklaim pihaknya tidak menimbulkan ancaman apa pun terhadap kota suci Makkah maupun situs-situs suci Islam lainnya di Arab Saudi. Itu terungkap sebagaimana dilansir Sputnik, Selasa (15/9/2026).

Sebelumnya, pada hari itu, Badan Pertahanan Sipil Arab Saudi mengeluarkan peringatan serangan udara pertama kalinya untuk wilayah Makkah, lokasi banyaknya situs suci umat Islam.

Baca Juga: Buka Selat Hormuz, Iran Ajukan Tujuh Syarat Ini ke AS

"Kami dengan tegas membantah adanya ancaman apa pun dari Yaman terhadap kota suci Makkah maupun situs suci lainnya," kata sumber militer seperti dikutip kantor berita kelolaan Houthi, Saba.

Sumber tersebut mengecam peringatan tersebut sebagai rekayasa, tipu daya, dan disinformasi yang disebarluaskan Arab Saudi.

Baca Juga: Perkuat Ketahanan Iran, Pezeshkian Tak Dukung Perang dengan AS Berlanjut

Kantor berita Anadolu melansir Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat pada Selasa terkait potensi bahaya di Jeddah, Makkah, dan Taif, yang terletak di wilayah barat negara itu.

Kerajaan tersebut juga mengimbau warga untuk mencari tempat berlindung dan mengikuti petunjuk keselamatan resmi.

Baca Juga: Pemilu Paruh Waktu Paksa AS Tak Serang Iran Secara Penuh

Peringatan tersebut disampaikan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat, menurut Pertahanan Sipil Arab Saudi. Pihak otoritas Arab Saudi tidak menjelaskan jenis potensi bahaya yang dimaksud.

Warga diminta tetap tenang dan segera menuju tempat aman terdekat, terutama di dalam gedung atau ruangan bagian dalam yang jauh dari jendela, serta tetap berada di tempat yang aman hingga bahaya berlalu.

Sumber: Sputnik

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

A
Reporter
Ahmad Munjin
A