BMKG mengidentifikasi 4 kabupaten mengalami Hujan lebat.

Prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengindikasikan bahwa empat kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) akan mengalami hujan lebat disertai petir dan angin kencang pada Selasa dan Rabu (10-11/10). Sementara itu, enam kabupaten/kota lainnya diperkirakan akan mengalami cuaca cerah, berawan, atau hujan ringan.
Heni Herlina, Prakirawan dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan, memperingatkan bahwa hujan lebat disertai petir dapat berdampak pada banjir, meluapnya sungai, kondisi jalan yang licin, dan potensi tanah longsor. Oleh karena itu, masyarakat di daerah yang terkena dampak diharapkan untuk selalu waspada.
Keempat kabupaten yang diperkirakan akan mengalami hujan lebat disertai petir adalah Kabupaten Kutai Barat, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Kabupaten Mahakam Ulu. Prakiraan cuaca ini telah disampaikan kepada pihak terkait di kabupaten/kota masing-masing serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk melakukan upaya mitigasi guna meminimalisir dampak buruknya.
Baca Juga: Imbauan peran orang tua lebih ditingkatkan kembali.
Sementara itu, Kota Balikpapan dan Samarinda diperkirakan hanya akan mengalami hujan ringan pada siang dan sore hari, dengan sebagian besar kecamatan yang mengalami cuaca cerah dan berawan.
Prakiraan cuaca seperti ini menjadi penting untuk memastikan kesiapan masyarakat dan pihak berwenang dalam menghadapi potensi dampak cuaca ekstrem, terutama dalam upaya pencegahan dan penanggulangan bencana yang mungkin terjadi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jika AS Lancarkan Serangan Lagi, Iran Pastikan Perang Meluas
- 2Cerdas Tanpa Batas Geografis, Militer Iran Siap Bikin Lawan Lumpuh
- 3Unsur Kesengajaan Picu Karhutla 1.600 Hektar di IKN
- 4Tewas di Ukraina, RI Desak Rusia Setop Rekrut WNI Jadi Tentaranya
- 5Emiten Pelanggar Aturan "Free Float" Siap-Siap Kena Sanksi Tegas
- 6Usai Pemilu Paruh Waktu, AS Pertimbangkan Serang Iran Lagi
- 7Produksi Padi Kaltim Ditaksir Naik 9,8 Persen pada Januari-September









