AS Dikabarkan Setuju Cairkan Aset Iran Senilai Rp428 Triliun

AKURAT KALTIM - Meski belum mengonfirmasinya secara terbuka, Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut telah menyetujui pencairan aset Iran senilai 24 miliar dolar AS. yang selama ini dibekukan, menurut seorang pejabat senior Iran. Angka itu setara sekitar Rp428,64 triliun.
Pernyataan itu disampaikan penasihat senior Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei, Mohsen Rezaei, dalam sebuah upacara peringatan di Kota Dezful, Iran barat daya, sebagaimana dilaporkan kantor berita Fars News Agency pada Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Iran Tuduh AS Dalang Serangan di Bandara Kuwait Demi Jual Senjata
Menurut Rezaei, konflik yang baru-baru ini dialami Iran telah meningkatkan posisi negara itu di tingkat global dan memperkuat kemampuan pencegahannya.
Ia mengeklaim kemampuan tersebut telah berkembang hingga membuat Trump, yang ia sebut sebagai “penjudi”, kini khawatir untuk bernegosiasi dengan Teheran.
Rezaei juga menuduh kebijakan Amerika Serikat semakin dipengaruhi oleh Israel. Menurut dia, lobi yang dilakukan dalam lingkaran pengambilan keputusan AS telah membuat negara itu pada praktiknya menjadi “koloni” dari rezim Zionis.
Baca Juga: Dalam 2 Pekan ke Depan, AS Bakal Klaim ‘Kemenangan Total’ Atas Iran
Pernyataan Rezaei muncul setelah Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa nota kesepahaman yang diusulkan dengan Amerika Serikat akan mengakhiri konflik di seluruh front, termasuk di Lebanon, serta membuka jalan bagi perundingan mengenai pencabutan sanksi.
Sementara itu, seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengatakan pada Jumat bahwa Washington berharap dapat menandatangani kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Iran dalam beberapa hari ke depan.
Menurut pejabat tersebut, kesepakatan yang tengah dirundingkan juga diharapkan mengarah pada pembongkaran program nuklir Iran.
Sumber: Anadolu
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Dikepung Karhutla, Warga Kalimantan Rindu Udara Segar
- 2Jika Diserang Lagi, Iran Ancam Serang Semua Pangkalan AS
- 3Diduga Salah Gunakan BBM Subsidi, Pertamina Blokir 8.589 Nopol Kendaraan
- 4AS Ogah Bantu Saudi untuk Serang Langsung Houthi
- 5PBB Gagal Capai Target Akhiri Kelaparan Global pada 2030
- 6Menkeu Baru Lantik 14 Pejabat Kementerian Keuangan dan KSSK
- 7Ada Transaksi Tidak Sah, BI Minta DANA Investigasi Menyeluruh
- 8Pemkab Kutim Punya Siasat Jitu Penuhi Energi Listrik Desa
- 9Sanksi Sepihak AS terhadap Penerbangan Komersial Iran Ditolak China









