Capaian Medali Atlet Samarinda di BK PON Ternyata Tidak Jamin Prestasi di PON XXI

Muslimin, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Samarinda, mengapresiasi prestasi atlet di babak kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Nasional (PON). Meski meraih 231 medali, Muslimin mempertanyakan kebijakan KONI Kaltim yang hanya memberangkatkan cabor dengan zona medali.
"Dalam pembinaan olahraga, keputusan seperti itu sangat disayangkan. Prestasi di BK PON belum tentu sama dengan PON sebenarnya," ungkap Muslimin, menyoroti bahwa cabor yang tak lolos medali di BK PON bisa meraih prestasi di PON.
Ia mendorong KONI Kaltim melakukan analisis ulang, mempertimbangkan potensi medali dari setiap cabor dengan masukan dari mereka yang terlibat langsung. "Kami memiliki anggaran besar, dan harus difokuskan pada pembinaan atlet," tegasnya.
Tak hanya mempertanyakan keputusan KONI, Muslimin juga menyoroti kehadiran beberapa pengurus yang berangkat ke PON tanpa memiliki kepentingan. Ia meminta fokus pada atlet dan pelatih untuk PON XXI mendatang di Aceh dan Sumatera Utara.
Apresiasi atas capaian di BK PON diikuti dengan seruan untuk mengutamakan pembinaan atlet. "Pendamping KONI dan Desain Besar Olahraga Nasional tidak perlu, fokuslah pada pembinaan atlet," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Seusai Perang, Iran Sebut Kawasan Timur Tengah Bakal Berubah Total
- 2Tak Ada Negosiasi, Trump Sesumbar ‘Sesuatu’ Terjadi Segera pada Iran
- 3Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik
- 4Iran-Rusia Siap Bahas Ekonomi hingga Isu Global
- 5Demo Nasional 24 Oktober, Prancis Waspada Maksimum
- 6Lima Area Konsesi Bernilai Rp5.400 T Dilaporkan ke Prabowo
- 7Ekspor Reaktor Nuklir ke RI, Jepang, AS, dan Korsel Kompak Berkolaborasi
- 8Sasar Mekkah dan Madinah, Saudi Tangkis Rudal Houthi
- 9Dugaan Rekayasa Menghabisi Karier Prof. Dasaad Mulijono Berujung Pidana
- 10Ini Tujuan Gerakan Bersarung Sepekan Sekali bagi ASN dari Kemenag









