Kaltim

Mengenal Beruang Madu, Spesies Beruang Terkecil di Dunia

Ragil Anggriani | 17 September 2023, 09:24 WIB
Mengenal Beruang Madu, Spesies Beruang Terkecil di Dunia

Beruang madu (Helarctos malayanus) merupakan spesies beruang terkecil di dunia. Berat beruang madu hanya 27–65 kg dan tumbuh sepanjang 1–1,2 meter.

Beruang madu dapat ditemukan di China selatan, India timur, hingga hutan-hutan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Salah satu ciri fisik beruang madu adalah corak melingkar berwarna oranye di bagian dada, yang menurut legenda adalah lambang matahari terbit. Oleh sebab itu, beruang madu juga dikenal dengan nama sun bear atau beruang matahari. Fakta-fakta beruang madu Merangkum National Geographic dan EncyclopediaBritannica,

Baca Juga: Beriwisata Menyusuri Sungai Mahakam

berikut adalah fakta-fakta menarik lainnya tentang beruang madu.

  1. Beruang madu adalah hewan nokturnal Beruang madu termasuk hewan nokturnal sehingga aktif di malam hari. Biasanya, beruang madu akan menerobos hutan di tengah kegelapan malam untuk mencari makanan berupa buah-buahan, serangga kecil, burung kecil, dan hewan pengerat.
  2. Memiliki lidah yang sangat panjang Beruang madu memiliki lidah yang panjangnya antara 20-25 cm. Mereka menggunakan lidah yang panjang ini untuk mengekstraksi madu dari sarang lebah. Oleh sebab itu, beruang ini dijuluki sebagai beruang madu.
  3. Memiliki cakar panjang yang melengkung Untuk mencari makanan, beruang madu juga memanfaatkan cakarnya yang panjang dan melengkung. Cakar tersebut digunakannya untuk merobek, menggali, atau mencari sarang dan koloni serangga, terutama lebah dan rayap. Baca juga: Beruang Hitam Berevolusi, Warna Bulunya Berubah Jadi Coklat
  4. Mungkin termasuk hewan monogami Sedikit yang diketahui tentang kehidupan sosial beruang madu, tetapi ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa hewan ini mungkin monogami. Setelah kawin, induk beruang akan membuat sarang di tanah dan melahirkan satu atau dua bayi yang tidak berdaya dengan berat sekitar 11 ons. Anak-anak beruang madu dapat bergerak setelah berumur dua bulan dan disapih selama empat bulan, tetapi mereka tetap bersama induknya selama dua tahun atau lebih.
  5. Dapat mengeluarkan berbagai suara Beruang madu dapat berkomunikasi menggunakan berbagai suara yang berbeda. Beruang dewasa menggunakan suara berdecak, menyerupai suara ayam betina, yang merupakan panggilan khas yang menandakan niat ramah. Baca juga: Benarkah Beruang Suka Makan Madu? Begini Penjelasannya Beruang madu yang agresif dapat menggeram dan mengaum, tidak seperti beruang lainnya. Saat menyusu, anak-anak beruang madu terdengar seperti mengoceh atau menangis jika membutuhkan perhatian induknya.
  6. Berstatus rentan punah The International Union for Conservation of Nature and Natural Resources mengklasifikasikan beruang madu sebagai spesies yang rentan punah.

Baca Juga: Resep Amplang Ikan Tenggiri khas Samarinda

Populasi beruang madu telah menurun, terutama karena hilangnya habitat dan perburuan. Tak hanya itu, mereka juga menghadapi ancaman lain. Beruang madu dianggap hama di area pertanian karena kebiasaannya mengambil tanaman dan menyerang hewan ternak. (KN)

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.