Pelayanan Publik Melalui Digitalisasi di Pemprov Kaltim

Digitalisasi Pelayanan Publik merupakan upaya pemerintah dalam menyesuaikan pelayanan dengan karakter, budaya dan harapan generasi millennial. Pelayanan yang lebih cepat, mudah bahkan mudah diakses menjadi tujuan utamanya.
Terobosan inovatif ini melibatkan implementasi sistem informasi, pemberdayaan masyarakat, nilai-nilai lokal dan kolaborasi yang kuat.
Inovasi ini juga sangat relevan dengan isu-isu ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemiskinan, digitalisasi, perubahan iklim, pangan dan juga kebencanaan.
Baca Juga: Targetkan Penurunan 5 Poin Angka Stunting Melalui Survei Kesehatan
Pada acara dengan tema "Digitalisasi Pelayanan Publik di Pemprov Kaltim" yang berlangsung pada Jumat (8/9/2023) di BPSDM Prov. Kaltim, Pranata Komputer Ahli Muda Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo A.S., menjelaskan lima unsur digitalisasi, yaitu strategi digital, organisasi dan budaya, teknologi, operasional, dan masyarakat (pengguna).
Strategi digital mencakup manajemen strategi, keuangan dan investasi, digital branding, ekosistem digital, digital market intelligence, dan portofolio inovasi.
Sementara dalam organisasi dan budaya, pentingnya memiliki budaya organisasi yang kuat, kepemimpinan yang efektif, tata kelola yang baik, desain organisasi yang sesuai, serta pemberdayaan talenta dan tenaga kerja. (KK)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tak Ada Negosiasi, Trump Sesumbar ‘Sesuatu’ Terjadi Segera pada Iran
- 2AS Selidiki Serangan terhadap Sekolah Putri di Iran
- 3Prabowo Setuju Definisi Korupsi Bukan Kerugian Negara
- 4Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Presiden Terima Saran Soal MSCI
- 5Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik
- 6Demo Nasional 24 Oktober, Prancis Waspada Maksimum
- 7Atasi Defisit Air Bendungan Jawa, Modifikasi Cuaca Disiapkan
- 8Lima Area Konsesi Bernilai Rp5.400 T Dilaporkan ke Prabowo
- 9Kaltim Pede Investasi Masuk 10 Besar Nasional pada 2026
- 10Pelajar di Kaltim Dapat 63.548 Seragam Gratis dari Program ‘Gratispol’









