BMKG Balikpapan Deteksi 183 Titik Panas di Kalimantan Timur

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa dalam periode Minggu (5/11), mereka berhasil mendeteksi sebanyak 183 titik panas di Provinsi Kalimantan Timur. Titik-titik panas ini merupakan indikator awal terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Pihak berwenang telah diberi informasi mengenai temuan ini untuk segera mengambil langkah penanganan yang dibutuhkan.
Menurut Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Meteorologi BMKG Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman-Sepinggan Balikpapan, Diyan Novrida, sebagian besar titik panas tersebut tersebar di lima kabupaten, yaitu:
- Kabupaten Paser: 5 titik panas.
- Kabupaten Kutai Barat: 32 titik panas.
- Kabupaten Kutai Timur: 76 titik panas.
- Kabupaten Kutai Kartanegara: 30 titik panas.
- Kabupaten Berau: 40 titik panas.
Baca Juga: Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Siapkan Timbangan Gratis untuk Lindungi Konsumen
Informasi mengenai sebaran titik panas telah diberikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di tingkat provinsi dan kabupaten masing-masing untuk dilakukan tindak lanjut.
Diyan juga mengimbau kepada warga untuk membantu mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Beberapa langkah pencegahan yang bisa diambil meliputi tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak melakukan pembakaran lahan secara tidak terkontrol.
Sebagian besar titik panas ini tersebar di berbagai kecamatan dalam masing-masing kabupaten, dan pihak berwenang di tingkat kabupaten sedang bekerja keras untuk mengawasi, mencegah, dan menangani potensi kebakaran hutan dan lahan yang bisa merugikan lingkungan dan masyarakat setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tak Ada Negosiasi, Trump Sesumbar ‘Sesuatu’ Terjadi Segera pada Iran
- 2AS Selidiki Serangan terhadap Sekolah Putri di Iran
- 3Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik
- 4Prabowo Setuju Definisi Korupsi Bukan Kerugian Negara
- 5Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Presiden Terima Saran Soal MSCI
- 6Atasi Defisit Air Bendungan Jawa, Modifikasi Cuaca Disiapkan
- 7Demo Nasional 24 Oktober, Prancis Waspada Maksimum
- 8Lima Area Konsesi Bernilai Rp5.400 T Dilaporkan ke Prabowo
- 9Iran-Rusia Siap Bahas Ekonomi hingga Isu Global
- 10Kaltim Pede Investasi Masuk 10 Besar Nasional pada 2026









