Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kukar Terus Percepat BUMDes Berbadan Hukum

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kutai Kartanegara, Arianto, terus menggalakkan percepatan ekonomi di desa dengan mendorong pembentukan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang memiliki badan hukum. Saat ini, sebanyak 93 BUMDes di Kukar telah memiliki badan hukum, diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan memperkuat roda perekonomian di desa.
"Inisiatif ini sejalan dengan UU Nomor 6 tentang desa, yang diperkuat dengan PP Nomor 11 Tahun 2021 tentang Desa dan BUMDes Bersama (BUMDesma)," ungkap Arianto.
Pembentukan BUMDes di Kukar mengikuti mekanisme yang melibatkan musyawarah desa. Meskipun 193 desa di Kukar telah membentuk BUMDes, proses pendirian masih melalui tahapan, di mana setelah terbentuk, BUMDes didaftarkan di Kementerian Desa.
"Akreditasi dan pendaftaran di Kementerian menjadi langkah berikutnya setelah pembentukan, untuk kemudian meningkatkan statusnya menjadi badan hukum di Kemenkum HAM. Saat ini, sudah ada 90 BUMDes di Kukar yang memiliki badan hukum," jelas Arianto.
Sementara sisanya, meskipun sudah terdaftar di Kementerian Desa, masih dalam tahap penyelesaian dokumen dan upaya meningkatkan statusnya menjadi badan hukum.
"Kami berupaya keras agar seluruh BUMDes di Kukar dapat memiliki badan hukum, sehingga tidak hanya memperkuat ekonomi, tapi juga mengarah pada kemandirian desa," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tak Ada Negosiasi, Trump Sesumbar ‘Sesuatu’ Terjadi Segera pada Iran
- 2AS Selidiki Serangan terhadap Sekolah Putri di Iran
- 3Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik
- 4Prabowo Setuju Definisi Korupsi Bukan Kerugian Negara
- 5Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Presiden Terima Saran Soal MSCI
- 6Atasi Defisit Air Bendungan Jawa, Modifikasi Cuaca Disiapkan
- 7Demo Nasional 24 Oktober, Prancis Waspada Maksimum
- 8Lima Area Konsesi Bernilai Rp5.400 T Dilaporkan ke Prabowo
- 9Iran-Rusia Siap Bahas Ekonomi hingga Isu Global
- 10Kaltim Pede Investasi Masuk 10 Besar Nasional pada 2026









