Tiongkok dan Singapura Teken Kesepakatan Bebas Visa, Pertukaran 30 Hari Tanpa Ribet Urusan Visa

Penduduk Tiongkok dan Singapura bakal memasuki era baru dalam pertukaran tanpa repot urusan visa. Kedua negara menandatangani kesepakatan bebas visa pada pertemuan Dewan Gabungan untuk Kerja Sama Bilateral ke-19 di Hotel Hilton Tianjin Eco-City pada tanggal 7 Desember. Keputusan ini memungkinkan kedua pihak untuk mengunjungi satu sama lain hingga 30 hari tanpa urusan visa yang merepotkan.
Sebelumnya, pemegang paspor Tiongkok harus mengajukan visa untuk masuk ke Singapura, sementara warga Singapura hanya bisa berkunjung ke Tiongkok tanpa visa selama 15 hari. Namun, kebijakan baru ini akan membuka akses lebih luas, memungkinkan kedua negara untuk saling berkunjung hingga 30 hari tanpa urusan visa yang rumit.
Wakil Perdana Menteri Singapura, Lawrence Wong, menyatakan, "Kedua negara akan menyusun perincian penerapannya." Hal ini menandakan tahap selanjutnya dalam implementasi kesepakatan bebas visa ini.
Baca Juga: Pemerintah Respons Kenaikan Kasus COVID-19, Upaya Distribusi Vaksin di Faskes Dipercepat
Sementara Wakil Perdana Menteri Tiongkok, Ding Xuexiang, menyoroti bahwa jumlah warga Tiongkok yang belajar di Singapura telah pulih setelah pandemi COVID-19 dan saat ini melampaui 40 ribu orang. Dia menyambut baik kebijakan bebas visa ini sebagai sarana untuk meningkatkan kenyamanan pertukaran antarmasyarakat, termasuk pelajar, turis, dan pebisnis.
Pertemuan Dewan Gabungan untuk Kerja Sama Bilateral ini menjadi yang pertama setelah tiga tahun lamanya vakum akibat pandemi COVID-19. Singapura berharap kebijakan ini juga akan mendukung peningkatan konektivitas penerbangan langsung antara kedua negara.
Kesepakatan ini diharapkan akan membuka pintu lebih lebar bagi pertukaran budaya, pendidikan, dan ekonomi antara Tiongkok dan Singapura serta mendorong pertumbuhan kolaborasi bilateral yang lebih erat di masa depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tak Ada Negosiasi, Trump Sesumbar ‘Sesuatu’ Terjadi Segera pada Iran
- 2AS Selidiki Serangan terhadap Sekolah Putri di Iran
- 3Prabowo Setuju Definisi Korupsi Bukan Kerugian Negara
- 4Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Presiden Terima Saran Soal MSCI
- 5Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik
- 6Demo Nasional 24 Oktober, Prancis Waspada Maksimum
- 7Atasi Defisit Air Bendungan Jawa, Modifikasi Cuaca Disiapkan
- 8Lima Area Konsesi Bernilai Rp5.400 T Dilaporkan ke Prabowo
- 9Kaltim Pede Investasi Masuk 10 Besar Nasional pada 2026
- 10Pelajar di Kaltim Dapat 63.548 Seragam Gratis dari Program ‘Gratispol’









