Hanya 12 Kapal Lewat Selat Hormuz per Hari dengan Biaya Rp34 Miliar

AKURAT KALTIM - The Wall Street Journal melaporkan, Iran berencana membatasi jumlah kapal yang melintas di Selat Hormuz tidak lebih dari sekitar 12 unit per hari. Biaya yang dikenakan berpotensi mencapai hingga 2 juta dolar AS atau sekitar Rp34,2 miliar per kapal tanker raksasa.
Menurut laporan tersebut, para pemilik kapal dari sejumlah negara tengah bernegosiasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk dapat melintasi Selat Hormuz.
Baca Juga: Asalkan Iran Buka Selat Hormuz, Israel Dukung Gencatan Senjata Sementara
Media itu juga menyebutkan bahwa sejumlah kapal yang diizinkan melintas harus melalui jalur yang telah ditentukan secara khusus serta memperoleh izin yang diperlukan.
Pada Rabu (8/4/2026) malam, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dengan Iran mengenai gencatan senjata selama dua pekan.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi kemudian mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz, yang menjadi jalur bagi sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum/minyak bumi, dan gas alam cair (LNG) dunia.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Buka Selat Hormuz, Iran Ajukan Tujuh Syarat Ini ke AS
- 2Deal! Gaji PPPK Rp23 Triliun Ditanggung Pemerintah Pusat Mulai 2027
- 3Houthi Klaim Pihaknya Tidak Ancam Kota Suci Makkah
- 4Demi Akhiri Konflik, China Desak AS-Iran Kembali ke Mou Islamabad
- 5Pendudukan Gaza dan Tepi Barat Bikin Israel Makin Kehilangan Sekutu








