Pencarian Kapal Pembawa Jurnalis Peliput Erupsi Anak Krakatau Diperluas

AKURAT KALTIM - Perahu cepat (speedboat) yang mengangkut rombongan jurnalis hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Tim SAR gabungan dari Basarnas dan TNI/Polri pun kembali melakukan proses pencarian serta penyelamatan.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Banten Riski Dwiyanto di Pandeglang, Rabu (9/9/2026), mengatakan bahwa dalam operasi kemanusiaan pada hari kedua ini Basarnas Banten mengerahkan kekuatan penuh dari tim gabungan.
Baca Juga: Imbas Erupsi Anak Krakatau, Bandara Samarinda Operasikan Lagi Penerbangan Rute Jakarta
"Area pencarian kita perluas, karena hasil dari SAR Map mengarah ke barat daya dari Pulau Gunung Anak Krakatau. Jika dijumlahkan secara keseluruhan, total luas area pencarian mencapai kurang lebih 271 nautical mile," katanya.
Komunikasi terakhir mencatat korban sempat mengirimkan lokasi terkini share kepada rekan jurnalis di Lampung pada pukul 14.42 WIB, sebelum akhirnya hilang kontak pada pukul 15.04 WIB di titik koordinat duga 6°14'40.52"S 105°40'49.48"T.
Sementara Basarnas mencatat terdapat sedikitnya tujuh orang yang dalam pencarian (DP), di antaranya pewarta foto LKBN ANTARA, M Bagus Khoirunnas, Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), Donal (pewarta lepas/freelance), serta dua orang lainnya yang masih dalam proses pendataan.
Riski mengungkapkan saat ini pihaknya akan fokus melakukan perluasan pencarian berdasarkan analisis data digital, dimana dalam operasi ini dikerahkan total enam unit kapal yang dibagi ke dalam lima Search and Rescue Unit (SRU) dengan peran strategis masing-masing.
"Pertama kita menggunakan KN SAR Tual K dengan area pencarian seluas 68,3 nautical mile. Kemudian, ada kapal KAL Anyer milik Lanal Banten dengan jangkauan 69,5 nautical mile," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tak Ada Negosiasi, Trump Sesumbar ‘Sesuatu’ Terjadi Segera pada Iran
- 2AS Selidiki Serangan terhadap Sekolah Putri di Iran
- 3Siap Verifikasi Nuklir Iran, IAEA Dorong Solusi Diplomatik
- 4Prabowo Setuju Definisi Korupsi Bukan Kerugian Negara
- 5Reformasi Pasar Modal Berlanjut, Presiden Terima Saran Soal MSCI
- 6Atasi Defisit Air Bendungan Jawa, Modifikasi Cuaca Disiapkan
- 7Demo Nasional 24 Oktober, Prancis Waspada Maksimum
- 8Lima Area Konsesi Bernilai Rp5.400 T Dilaporkan ke Prabowo
- 9Iran-Rusia Siap Bahas Ekonomi hingga Isu Global
- 10Kaltim Pede Investasi Masuk 10 Besar Nasional pada 2026








