AS Beli Rudal Hipersonik Rp12,5 T dari Lockheed Martin

AKURAT KALTIM - Untuk memproduksi rudal hipersonik udara ke darat, Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) menandatangani kontrak senilai 694 juta dolar AS atau sekitar Rp12,5 triliun dengan perusahaan pertahanan Lockheed Martin.
Menurut laporan surat kabar Stars and Stripes, kesepakatan tersebut akan memindahkan program AGM-183A Air-Launched Rapid Response Weapon (ARRW) dari tahap prototipe dan pengujian menuju produksi dan pengadaan.
Baca Juga: Siap Bahas Konflik dengan AS-Israel, Kesehatan Khamenei Dipastikan Sehat
Rudal tersebut sebagian besar telah diuji menggunakan pembom strategis B-52H Stratofortress, tetapi angkatan udara AS juga berencana menggunakan pembom B-1B Lancer.
Jumlah pasti unit rudal dan tanggal pengirimannya belum diungkapkan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 29 September lalu.
Baca Juga: Ekspor Reaktor Nuklir ke RI, Jepang, AS, dan Korsel Kompak Berkolaborasi
Menurut Angkatan Udara AS, AGM-183A memiliki kemampuan peluncuran dengan jangkauan sejauh 1.000 mil (1.609 Km).
Sementara itu, situs berita Defense One melaporkan program ARRW diluncurkan pada 2018 ketika Lockheed Martin menerima kontrak senilai 480 juta dolar AS saat itu.
Rudal itu disebut sebagai senjata hipersonik boost-glide. Rudal tersebut diluncurkan dari pesawat, mencapai atmosfer atas menggunakan pendorong roket, kemudian meluncur ke bawah dan bermanuver.
Sumber: Sputnik
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Gulingkan Pemerintahan Iran, Militer Israel Wanti-Wanti Netanyahu
- 2Seusai Perang, Iran Sebut Kawasan Timur Tengah Bakal Berubah Total
- 3Ekspor Reaktor Nuklir ke RI, Jepang, AS, dan Korsel Kompak Berkolaborasi
- 4Dugaan Rekayasa Menghabisi Karier Prof. Dasaad Mulijono Berujung Pidana
- 5Siap Bahas Konflik dengan AS-Israel, Kesehatan Khamenei Dipastikan Sehat
- 6UMKM Kaltim Dapat Guyuran KUR Rp3,39 Triliun dari APBN
- 7Trump Segera Larang Istilah AI, Ini Penggantinya
- 8Kemungkinan Serangan ke Iran, AS Minta Negara Teluk Bersiap
- 9AS Beli Rudal Hipersonik Rp12,5 T dari Lockheed Martin
- 10UMKM Asahan Ekspor 40 Ton Terasi ke Thailand









